Inspiring People

SEJARAH AWAL BERDIRINYA EDCOUSTIC

Oleh: Aden

Saya kira Eggie tak akan melupakan hari yang sangat bersejarah, yang membawa kami eksis di industri musik seperti sekarang. Hari itu, diawal tahun 2002, tanpa sepengetahuan saya ia mendaftarkan diri ikut sebuah festival nasyid, bernama Bandung Nasheed Exhibition. Saya baru tahu kabar tersebut malam harinya. Dan yang mengagetkan adalah ia hanya mendaftarkan saya dan dia, berdua saja. Padahal saat itu, kami sedang tergabung dalam grup accapella bernama Sifa, kumpulan teman-teman dalam sebuah organisasi keremajaan.

Kenapa berdua? Alasan Eggie memang logis juga, sebab hanya kami berdua yang punya bakat dan tekad yang kuat untuk fokus dimusik. Sifa saat itu dibentuk sebagai sarana perekat silaturahmi saja antar anggota organisasi, dan kebetulan saya sedang senewen sama Sifa karena kesibukan kuliah anggota lainnya, yang bikin grup ini vakum.

“Trus namanya apa dong?” tanya saya, Eggie mengkisahkan sewaktu pertanyaan itu juga dilontarkan panitia pendaftaran siang tadi.  Dengan spontan ia menjawab,

“Muhammad Isa Ibrahim Yusuf”

Lucunya sipanitia langsung mengerutkan kening, aneh juga nih anak, personilnya irit, namanya boros, akustikan pula.

Oya perlu diketahui, tahun 2002 nasyid akustikan memang terasa janggal, karena waktu itu nasyid didominasi oleh grup perkusi dengan genre melayuan.

Hari itu Eggie memang iseng daftar lomba nasyid, ia tertarik karena pemenangnya bisa ikut album kompilasi. Iseng-iseng berhadiah, kali aja ada kesempatan masuk dapur rekaman. Tapi keisengan dia ternyata membuahkan hadiah besar dalam hidup kami.

Muhammad Isa Ibrahim Yusuf, sering dipanggil juga MIIY, berhasil masuk daftar grup yang bisa rekaman. Sebuah keajaiban, sebab kami satu-satunya nasyid beraliran pop akustik, satu-satunya grup yang personilnya paling irit. Ketika grup lain berpenampilan sangat menarik dengan busana yang nyentrik, kami berdua tampil hanya memakai jaket almamater organisasi. Kehadiran kami dari awal memang sudah kontras melawan arus.

Sejak saat itulah, perjalanan karier kami dimulai. Lagu pertama yang kami publish adalah Remaja Peduli, bersanding dengan lagu lain yang ada dikompilasi Bandung Nasheed Exhibition 2002. Dari album itu saya mulai membangun jaringan silaturahmi dengan artis artis nasyid saat itu, seperti BPM dan The Fikr.

Dua tahun kemudian, album tersebut tanpa sengaja didengar pihak Yess Studio. Mereka lalu menghubungi kami untuk menjalin kontrak rekaman. Dan lahirlah album Masa Muda tahun 2004, dengan berganti nama menjadi Edcoustic.

10 responses

  1. pertama denger “aku ingin mencintaiMU” dan jatuh cinta dg lagu itu..sederhana,tp klo drenungkan bs bkin nangis wktu dengernya.
    Lagu kdua yg sy suka “sebiru hari ini”. Musiknya ceria bgt.jd lebih bsemangat dngernya.
    Makasih ya buat lagu2 bgusnya
    ^ ^

    June 2, 2011 at 2:39 pm

  2. pertama tau lagu edcuestik “nantikanku dibatas waktu” lucunya saya dengar bukan dari lagu mp3 yg sdh beredar… tapi dari kaka kelas yg menyanyikan lagu trsebut… nyari2 akhirnya dapet jga…. mungkin darisana jga edcuestik dkenal di tasikmalaya.. thanks to adam yg telah membawa edcouestic di tasik..hehhe

    June 14, 2011 at 11:54 pm

  3. subhanalloh saya mengikuti perkembangan edcoustic sejak awal,,,,,
    saya ingat tahun 2004, ketika bantu di radio komunitas kampus STAN bintaro,
    memutar nasyid akustik terasa janggal
    tapi akhirnya diterima juga
    meski tetep ada pro-kontra
    apalagi ‘nantikanku di batas waktu’

    to edcoustic thanks atas karya2nya

    June 18, 2011 at 12:16 pm

  4. tya

    lagu edcoustik semuanya keren-keren..
    membuat nasyid tampil beda..

    November 4, 2011 at 12:48 pm

  5. jerietea

    Liric yang sederhana tapi mendalam… syarat dengan hikmah dan renungan tanpa harus menggurui..musiknya gw buangett

    December 5, 2011 at 4:23 am

  6. iwan

    pertama dengerin lagu edcoustic waktu latihan buat demo organisasi remaja mesjid di sekolah eh sampai sekarang jadi suka banget makasih kang aden kang eggie buat lagu lagunya

    December 28, 2011 at 4:55 pm

  7. Nunun Zaelaniie

    Suka bgt sm senandung yg judul nya Nantikanku Dibatas Waktu..:D

    February 4, 2012 at 3:51 am

  8. Nunun Zaelaniie

    Suka banget sm senandung “Nantikanku Dibatas waktu”

    February 4, 2012 at 3:53 am

  9. siti nuari pertiwi

    hmm .. lagunya keren-kerenlah .. suaranya merdu suka pengen tidur .hehe

    #muhasabab cinta paling berkesan

    September 19, 2014 at 2:07 am

  10. sendiri menyepi “untuk renungan pasti bikin merinding”

    October 24, 2014 at 3:45 am

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s